==================================KONSEP DASAR SISTEM BERKAS
Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.
------------------------------------------Terdapat dua bagian penting dalam sistem berkas, yaitu:
- Kumpulan berkas, sebagai tempat penyimpanan data
- Struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem.
------------------------------------------Sistem BerkasSebuah sistem berkas sangat membantu para programmer untuk memungkinkan mereka mengakses berkas, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. Sistem berkas ini juga yang mengatur direktori, device access dan buffer.
------------------------------------------Tugas dari Sistem Berkas- Memelihara direktori dari identifikasi berkas dan lokasi informasi.
- Menentukan jalan (pathway) bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpanan sekunder.
- Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpanan sekunder, dan sebaliknya.
- Menyiapkan berkas penggunaan input atau output.
- Mengatur berkas bila penggunaan input atau output telah selesai.
------------------------------------------BERKAS DAN AKSESSistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal. Pada berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
------------------------------------------Berkas- Kumpulan dari record-record yang saling berhubungan.
- Kumpulan dari statement-statement yang saling berhubungan
- Kumpulan informasi terkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder
------------------------------------------KLASIFIKASI DATA• Kelompok Data TetapKelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama.
Contoh: Data Pribadi Mahasiswa, Data Mata Kuliah.
• Kelompok Data Tidak TetapKelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.
Contoh: Data Rencana Studi Mahasiswa.
• Kelompok Data yang bertambah menurut kurun waktu
Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tidak tetap.
Contoh: Data Transkrip, Master Nilai.
------------------------------------------KLASIFIKASI BERKAS
• Master File (Berkas Induk)File yang berisi data yang relatif tetap
Contoh:
Ada 2 jenis Master File1. Reference Master FileFile yang berisi record yang tidak berubah / jarang berubah
Contoh:
File pelanggan yang berisi field:
nomor rekening, nama dan alamat
2. Dynamic Master FileFile yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi.
Contoh:
- File stock barang
- File pemesanan tempat duduk
------------------------------------------• Transaction File (Berkas Transaksi)File yang berisi record-record yang akan memperbaharui atau meng-update record-record yang ada pada master file.
Meng-update dapat berupa: penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.
------------------------------------------• Report File (Berkas Laporan)File yang berisi data yang dibuat untuk laporan atau keperluan user.
File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.
------------------------------------------• Work File (Berkas Kerja)Merupakan file sementara dalam sistem. Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir. ------------------------------------------• Program File (Berkas Program)File yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain atau pada memori utama.
Instruksi-instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dll), bahasa assembler dan bahasa mesin.
------------------------------------------• Text File (Berkas Teks)File yang berisi input data alphanumerik dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.
------------------------------------------• Dump File (Berkas Tampung)File yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.
------------------------------------------• Library File (Berkas Pustaka)File yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.
------------------------------------------• History File (Berkas Sejarah)File ini merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi.
Contoh:
Pada gambar 2 menunjukkan system flow diagram dari sistem penggajian sementara untuk menghasilkan paycheck berdasarkan timecards dan payroll information.
Gambar 2. System Flow Diagram
Tabel 1 menunjukkan klasifikasi file dari system flow diagram
Tabel 1. Klasifikasi File dan Fungsi
------------------------------------------MODEL AKSES BERKASAda 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu: 1. Input FileFile yang hanya dapat dibaca dengan program.
Contoh:
- Transaction file merupakan input file untuk meng-update program.
- Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler.
2. Output FileFile yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.
Contoh:
- Report file merupakan output dari program yang meng-update master file.
- Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler.
3. Input/Output FileFile yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program.
Contoh:
- Master File
- Work File dengan sort program
Tabel 2 menunjukkan model akses file dari sistem flow diagram
Tabel 2. Model Akses File
Note: Sebuah file mempunyai lebih dari satu fungsi, jika digunakan oleh lebih dari satu program.
------------------------------------------ORGANISASI BERKASSuatu teknik/cara yang digunakan untuk menyatakan/menggambarkan dan menyimpan record-record dalam sebuah berkas.
------------------------------------------Ada 4 teknik dasar organisasi berkas, yaitu:1. Sequential File
2. Relative File
3. Index Sequential File
4. Multi-Key File
------------------------------------------Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu:
• Direct AccessSuatu cara pengaksesan record yang langsung tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh: Magnetic Disk, CD
• Sequential AccessSuatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record didepannya.
Contoh: Magnetic Tape, Punch Card
------------------------------------------Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi berkas, yaitu:
- Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan.
- Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses.
- Respon time yang diperlukan.
------------------------------------------OPERASI BERKASCara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu:
1. Model penggunaannya ada 2 cara, yaitu: - Batch Processing Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
- Interactive Processing Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
------------------------------------------2. Menurut model operasi file ada 4 cara, yaitu:• CreationMembuat struktur file lebih terdahulu, lalu menentukan banyak record baru kemudian record-record tersebut dimuat kedalam file tersebut atau membuat file dengan cara merekam record demi record.
------------------------------------------• Update Untuk menjaga agar file tetap up to date
- Insert / Add
- Modification
- Deletion
------------------------------------------• RetrievalPengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi.
- Inquiry
Volume data rendah, model proses interactive
- Report Generation
Volume data tinggi, model proses batch
File retrieval dibagi menjadi 2, yaitu:1. Comprehensive Retrieval Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.
Contoh:
Display all
List nama, alamat
2. Selective RetrievalMendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu
Contoh:
List for Gaji = 1000000
List NPM,Nama,Alamat for angkatan = 99
• Maintenance
Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.
- Restructuring: perubahan struktur file
Contoh:
Panjang field diubah
Penambahan field baru
Panjang record diubah
- Reorganization: perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang lain.
Contoh:
organisasi sequential file menjadi indexed sequential organisasi direct file menjadi sequential file
------------------------------------------Secara umum dapat disimpulkan, bahwa:- Master file dan program file, kita dapat melakukan created, updated, retrieved from dan maintained.
- Workfile, kita dapat melakukan created, updated dan retrieved from, tetapi tidak dapat kita maintained.
- Report file umumnya tidak di updated, retrieved from atau maintained.
- Transaction file, umumnya hanya dapat di create dan digunakan untuk sekali proses.
JENIS-JENIS BERKAS
Jenis berkas merupakan salah satu atribut berkas yang cukup penting. Saat kita mendesain sebuah sistem berkas, kita perlu mempertimbangkan bagaimana sistem operasi akan mengenali berkas-berkas dengan jenis yang berbeda. Apabila sistem operasi dapat mengenali, maka membuka berkas tersebut bukan suatu masalah.
Seperti contohnya, apabila kita hendak mencari bentuk obyek biner sebuah program, yang tercetak biasanya tidak dapat dibaca, namun hal ini dapat dihindari apabila sistem operasi telah diberitahu akan adanya jenis berkas tersebut Cara yang paling umum untuk mengimplementasikan jenis bekas tersebut adalah dengan memasukkan jenis berkas tersebut ke dalam nama berkas.
Jenis
|
Ektensi
|
Fungsi
|
Executable
|
Exe, com, bin
|
Berisi bahasa mesin yang dapat langsung dibaca oleh mesin
|
Object
|
Obj, dcu, o
|
Berisi bahasa mesin yang belum dapat
langsung dieksekusi
|
Source Code
|
C, ccp, pas, bas, php, java
|
Berisi kode-kode program dalam bahasa pemrograman tertentu
|
Text
|
Txt, ini, inf
|
Berisi text
|
Library
|
Lib, so, dll, ocx
|
Pustakan rutin untuk programmer
|
Archieve
|
Arc, zip, tar
|
Berkas-berkas yang berhubung dikelompokkan kedalam satu berkas, di kompres untuk pengarsipan
|
Klasifiksasi data
- Kelompokkan data tetap : kelompok data yang mengalami perubahan paling tidak dalam waktu yang lama. Contoh : Data pribadi mahasiswa.
- Kelompok data yang tidak tetap : kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan. Contoh : Data rencana secara rutin mengalami perubahan.
- Kelompok data yang bertambah menurut waktu : kelompok data ini biasanya merupakan akumulas dari kelompok data tetap dan kelompok data yang tidak tetap. Contoh : Data Transkrip.
Klasifikasi file
1. Master File (Berkas Induk) adalah File yang berisi data relatif yang tetap, ada dua jenis.
a) Referens master file
b) Dinamic master file
2. Transaction File (Berkas Transaksi) adalah File yang berisi record-record yang akan memperbaharui atau meng- update record-record yang ada pada master file. Meng-update dapat berupa: penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.
3. Repot File (Berkas Laporan) adalah File yang berisi data yang dibuat untuk laporan atau keperluan user. File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.
4. Work File (Berkas Kerja) adalah Merupakan file sementara dalam sistem. Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.
5. Program File (Berkas Program) adalah File yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain atau pada memori utama.
Instruksi-instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dll), bahasa assembler dan bahasa mesin.
Instruksi-instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dll), bahasa assembler dan bahasa mesin.
6. Text File (Berkas Teks) adalah File yang berisi input data alphanumerik dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.
7. Dump File (Berkas Tampung) adalah File yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.
8. Library File (Berkas Pustaka) adalah File yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.
9. History File (Berkas Sejarah) adalah File ini merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi.
v MODEL AKSES FILE
Ada 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu :
1. INPUT FILE :
Adalah file yang hanya dapat dibaca dengan program.
2. OUTPUT FILE :
Adalah file yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.
3. INPUT / OUTPUT FILE :
Adalah file yang dapat dibaca dan ditulis ki selama eksekusi program.
v ORGANISASI FILE
Adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record-record.
Ada 4 Teknik Dasar Organisasi File, yaitu :
1. Sequential
2. Relative
3. Indexed Sequential
4. Multi-Key
v Secara umum ada dua cara untuk mengakses keempat teknik dasarOrganisasi File, yaitu :
Direct Access adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung,tanpa mengakses seluruh record
yang ada.
2. Sequential Access adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record
